Pengalaman Menggunakan Jaket Respiro by Lexy Leksono

Menggunakan Jaket Respiro dengan 3 tipe Berbeda

Referensi : //lexyleksono.com/2013/11/06/pengalaman-menggunakan-jaket-respiro/

Bradercis, sejak rajin menggunakan motor saya sudah membeli beberapa buah jaket untuk kebutuhan riding sesuai dengan penggunaan dalam kegiatan bermotor. Dari beberapa jaket yang saya beli hanya ada satu yang buatan luar negeri dan sisanya merupakan produk dalam negeri. Untuk produk dalam negeri, saya punya tiga macam jaket dengan merek RESPIRO RIDINGWARE. Lha kok sampai tiga? Ya, memang berbeda-beda tipe yang dapat disesuaikan untuk penggunaan di saat-saat yang berbeda pada saat berkendara.

Jaket Respiro yang pertama saya beli adalah jaket Tourage. Jaket ini mempunyai bahan yang windproof, sangat cocok dipakai untuk berkendara di malam hari. Bahan bagian dalam seperti kain beludru (yaitu bahan FLEECE Red.) yang sangat lembut & nyaman di kulit dan terasa hangat. Bengan adanya bahan dalam tersebut Badan kita akan tetap merasa hangat pada saat kita berkendara di malam hari dan tidak perlu khawatir akan masuk angin. Akan tetapi jaket ini kurang cocok dipakai di siang hari, apalagi saat panas terik, akan terasa gerah dan panas. Jaket respiro ini pernah saya pakai waktu touring ke Rajabasa – Kalianda, Lampung

Jaket Tourage ini pernah saya pakai waktu touring ke Rajabasa :11.1-saya-dan-respiro-tourage

Jaket Respiro kedua yang saya beli adalah model Free Flow R1. Jaket model ini sangat cocok dipakai di siang hari. Di bagian samping dan sedikit dibagian depan, serta bagian lengannya terdapat bahan yang berpori (bahan MESH red.) yang cukup luar dan besar. Ini memberi kesempatan untuk sirkulasi udara untuk masuk dan keluar dari luar dan ke dalam jaket dengan leluasa, sehingga kita tidak merasa akan gerah pada saat berkendara. Akan tetapi jika dipakai malam hari, dinginnya angin malam akan lumayan terasa menerpa badan kita, bisa saja dipakai malam hari tetapi haru menggunakan jaket lapisan pada bagian dalam sehingga angin dan udara dingin tidak akan masuk. Kalau untuk riding santai saja masih oke, bahkan terasa nyaman. Jaket ini sering saya pakai untuk kegiatan harian.

Me, Respiro Free Flow and My Green Ninja :11.2-jaket-respiro-free-flow-dipakai-harian

Jaket Respiro yang ke tiga yang saya beli adalah model TMC Air-Flow series. Saya membeli jaket ini dari warungnya pak haji Taufik. Jaket ini cukup mirip dengan jaket Free Flow R1 New, tetapi mempunyai lebih banyak fitur. Bagian yang berpori-pori besar tidak seluas Free Flow R1, kemudian sudah dilengkapi dengan protektor CE pada siku maupun bahu. Ada 2 saku luar di bagian dada, di samping saku dalam dan 2 saku di bagian bawah. Saya merasa jaket ini sangat nyaman dipakai, apalagi ada protektornya yang membuat saya merasa lebih safety. Untuk kegiatan touring jaket ini lumayan bagus, bahannya ringan dan nyaman dipakai. Akan tetapi jika digunakan pada kecepatan tinggi di pagi hari atau malam hari, misalnya saat saya naik motor ninja, angin dingin cukup terasa menerpa tubuh. Solusinya ya pakai saja penutup atau wind blocker pada pada, pasti mantap jadinya. Jaket ini akan menjadi andalan saya pada event touring berikutnya.

Jaket TMC Air Flow pada saat touring ke Pangandaran :11.3-TMC-air-flow-waktu-touring-pangandaran

Semua jaket respiro itu saya pakai sesuai kebutuhan berkendara, dan yang paling sering saya pakai harian yang kedua (Free Flow R1), karena iklim di lingkungan saya cukup panas. Jaket model ini paling pas untuk riding santai menggunakan si “Bety” untuk berangkat & pulang kantor. Bagi masbro / mbasis, silahkan dipilih jaket yang sesuai dengan kebutuhan dan tentunya sesuai selera masing-masing ya, ini hanya sebagai referensi saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *